Wednesday, April 29, 2015

Metode Cepat Cek Diabetes Melitus

SURABAYA – Data International Diabetes Foundation menyebutkan, di Indonesia terdapat 8,5 juta penderita diabetes melitus (DM) atau peringkat ketujuh terbanyak di dunia. Dari jumlah tersebut, 59 persen belum terdiagnosis.

”Kurang dari 1 persen penderita diabetes yang menjalani pengobatan hingga sukses,” ujar Prof dr Djoko Santoso SpPD-KGH FINASIM pada seminar awam di Gleneagles Diagnostic Center Sabtu (25/4).

Satu di antara sepuluh orang di Indonesia menderita diabetes. Dia mengatakan, penderita diabetes sering mengalami masalah dengan ginjal sehingga harus cuci darah.

Wakil dekan II Fakultas Kedokteran (FK) Unair itu mengungkapkan, cara terbaik mengatasi DM adalah screening atau mengetahuinya lebih dini. Dulu, teknik diagnosis masih konvensional melalui gula darah. Padahal, gula darah berubah setiap jam.

Ada metode yang lebih cepat untuk memantau kadar gula. Yakni, glycated albumin (GA). Menurut dia, pemeriksaan GA bisa menjadi pengontrol dini DM yang lebih efektif. Sebab, tes albumin lebih peka. Bagi dokter, hasil GA memudahkan untuk melihat kesuksesan pengobatan yang berlangsung.

Djoko mengungkapkan, GA adalah ikatan antara albumin dan gula. Kelebihannya jika dibandingkan dengan cek gula darah konvensional, rata-rata gula darah bisa diketahui selama dua sampai empat pekan. GA normal sekitar 11 persen. (nir/c11/nda)

Previous
Next Post »